10 Ide Penghasilan Pasif (Passive Income) dengan Investasi Uang

Untuk mencapai Pensiun Muda sesuai 5 Tahapan menuju Kebebasan Finansial bisa dicapai dengan 2 cara:

  1. Mengumpulkan asset kekayaan bersih (Net Worth) yang besar dan nanti menggunakan rumus 4% withdrawal rate (pertahun ambil 4% dari Net Worth) untuk hidup layak sehari-hari. misalkan biaya hidup layak termasuk gaya hidup per bulan sebesar 12 Juta rupiah maka netwoth yang perlu kita kumpulkan adalah 12 juta x 12 bulan x 25 tahun = 3.6 Milyard rupiah dan uang ini kita misalkan masukkan deposito dan mendapatkan bunga bersih setelah pajak sebesar 4% per tahun maka kita akan mendapatkan penghasilan pasif sebesar 12 juta rupiah per bulan.
  2. Mendapatkan Penghasilan Pasif dari berbagai sumber. Penghasilan pasif adalah penghasilan yang kita dapatkan tanpa kita harus aktif bekerja atau berbisnis jadi gampangnya kita tinggal liburan berbulan-bulan atau waktu tidur pun dia tetap menhasilkan uang untuk kita. Penghasilan pasif meskipun namanya pasif tapi bukan berarti datang tiba-tiba dari langit. Semua penghasilan pasif membutuhkan setidaknya salah satu atau kombinasi dari elemen berikut:
    • Investasi uang di depan
    • Investasi waktu / kerja di depan

Berikut 10 ide penghasilan pasif dengan investasi uang di depan ysng saya ranking berdasarkan kriteria Imbal Hasil, Resiko, Kemudahan Investasi, Likuiditas dan Aktivitas. Setiap kriteria akan mendapat skor antara 1-10. Semakin tinggi skornya, semakin baik. Skor Imbal hasil 1 berarti tingkat pengembaliannya hampir sama dengan BI Repo-Rate sekitar 4.75%. Skor Resiko 1 berarti sangat berisiko.  Skor Kemudahan investasi 10 berarti semua orang bisa investasi. Skor Likuiditas 1 berarti sangat sulit untuk menarik uang Anda tanpa pinalti atau butuh waktu. Skor Aktivitas 10 berarti Anda bisa liburan berbulan-bulan dan tidak melihat investasi anda dan tetap mendapatkan penghasilan. Untuk membuat peringkat serealistis mungkin maka setiap skor relatif satu sama lain.

1. Reksadana Pasar Uang & Indeks

Investasi di reksadana pasar uang dan indeks sangat mudah dan dapat menghasilkan keuntungan yang melebihi bunga deposito. kedua reksadana ini juga tidak mengenakan fee untuk beli dan jual dan terutama reksadana indeks akan mengikuti IHSG dan sangat pasif karena tidak memerlukan keahlian atau waktu untuk memonitor secara reguler

Imbal hasil: 4, Resiko: 7, Kemudahan Investasi: 9, Likuiditas: 10. Aktivitas: 6. Total Skor: 36

2. Obligasi Ritel Indonesia / Sukuk Ritel

Investasi jangka menengah sekitar 3-5 tahun dengan memberi pinjaman kepada pemerintah Indonesia. bunga sebesar 6.9% untuk Sukuk Ritel terakhir SRI-009 dan ORI-013 sebesar 6.6 % belum termasuk pajak

Imbal hasil: 3, Resiko: 9, Kemudahan Investasi: 8, Likuiditas: 8. Aktivitas: 7. Total Skor: 35

3. Deposito Berjangka.

Investasi yang paling mudah dilakukan bisa mulai dari 8 juta rupiah dan bisa dicairkan setiap bulan dengan Bunga Deposito antara 4 – 6.5% belum dipotong pajak. investasi dengan resiko rendah namun juga memberikan imbal hasil yang rendah

Imbal hasil: 1, Resiko: 10, Kemudahan Investasi: 10, Likuiditas: 3. Aktivitas: 9. Total Skor: 33

4. Saham yang membagikan dividen

Saham-saham di IHSG banyak yang memberikan dividen yang cukup besar antara 2-8% per tahun. kita harus melakukan riset untuk mengetahui Saham mana yang konsistem memberikan dividen yang cukup per tahun nya. Saham juga salah satu investasi yang juga bisa memberikan kenaikan harga jika disimpan dalam jangka panjang.

Imbal hasil: 7, Resiko: 4, Kemudahan Investasi: 7, Likuiditas: 9. Aktivitas: 4. Total Skor: 31

5. Investasi Website & Apps

Di zaman internet dan generasi millenial ini semakin banyak website dan google / apple apps yang dibuat. jika anda bisa menemukan website / blog / apps di Flippa yang mempunyai traffic yang memadai dan konsisten per bulan dan dapat menghasilkan uang lewat iklan maka anda sudah menemukan investasi terbaik. Website / apps yang bisa untuk investasi biasa dijual sekitar 24 – 36x penghasilan bulanan atau menghasilkan ROI sekitar 27 – 42% per tahun

Imbal hasil: 9, Resiko: 6, Kemudahan Investasi: 5, Likuiditas: 6. Aktivitas: 5. Total Skor: 31

6. Peer to peer (P2P) lending dan Crowdfunding

P2P Lending adalah praktik meminjamkan sejumah uang kepada debitur yang biasanya tidak memenuhi syarat untuk pinjaman ke Bank atau Leasing. Sebagai pemberi pinjaman Anda memiliki kemampuan untuk memilih peminjam dan dapat menyebarkan jumlah investasi Anda untuk mengurangi risiko Anda. Di Indonesia sekarang banyak Startup Fintech yang menyediakan platform ini seperti Amartha, Investree, Modalku. Sementara crowdfunding memungkinkan individu untuk membeli sepotong proyek investasi atau meminjamkan uang kepada manajer investasi untuk suatu imbal hasil tertentu. beberapa startup di indonesia yang menyediakan platform adalah Akseleran dan ada beberapa developer property yang mulai menggalakkan equity crowdfunding.

Imbal hasil: 6, Resiko: 3, Kemudahan Investasi: 6, Likuiditas: 7, Aktivitas: 3. Total Skor: 25

7. Investasi Royalti

Bagi orang yang menikmati bisnis musik dan bisnis buku fisik dan online dapat membeli royalti musik dan buku atau menawarkan modal awal bagi artis dengan imbalan pembayaran berkelanjutan setiap kali musik atau buku dijual atau digunakan dan Royalty Exchange menawarkan platform pelelangan royalti untuk investasi

Imbal hasil: 5, Resiko: 2, Kemudahan Investasi: 4, Likuiditas: 4, Aktivitas: 8. Total Skor: 23

8. Properti Sewa

Investasi yang banyak dilakukan orang di Indonesia dan salah satu investasi favorit saya, dengan membeli lalu menyewakan kost, rumah kontrakan, apartemen, ruko, gudang dan gedung perkantoran sehingga mendapatkan penghasilan bulanan / tahunan. Kenaikan propertypun tiap tahun sangat tinggi. Imbal hasil bisa besar tergantung lokasi dan kondisi rumah namun likuiditas nya kurang karena tidak mudah untuk menjual properti sewa dan kita harus mengontrol pembayaran sewa dan kondisi properti kita secara berkala

Imbal hasil: 8, Resiko: 5, Kemudahan Investasi: 3, Likuiditas: 5, Aktivitas: 1. Total Skor: 22

9. Asuransi Anuitas

Anuitas adalah produk asuransi yang Anda bayar di depan dan akan  memberi Anda penghasilan pasif seumur hidup dalam bentuk pembayaran bulanan. Anuitas kurang populer karena harus membayar dalam jumah besar di depan namun bisa menjadi alternatif penghasilan pasif yang konsisten

Imbal hasil: 2, Resiko: 8, Kemudahan Investasi: 1, Likuiditas: 1, Aktivitas: 10. Total Skor: 22

10.Investasi Start up /  Bisnis

Start up dan bisnis yang sukses selalu membutuhkan modal untuk ekspansi dan anda bisa menjadi investor dan menyediakan modal yang dibutuhkan  dan mengambil posisi pemodal dalam start up atau bisnis tersebut dan mendapatkan beberapa saham sesuai kesepakatan. Dengan cara ini, pemilik bisnis akan menangani operasi sehari-hari, sementara Anda akan bertindak sebagai partner yang juga berpartisipasi dalam keuntungan bisnis dan juga jika start up atau bisnis tersebut dijual atau menawarkan saham perdana (Initial Public Offering) maka nilai saham anda akan menjadi berlipat – lipat dan banyak orang terkaya di dunia mendapatkan kekayaan dari cara ini.

Imbal hasil: 10, Resiko: 1, Kemudahan Investasi: 2, Likuiditas: 2, Aktivitas: 2. Total Skor: 17

 

Jadi Investasi mana saja yang akan anda pilih untuk mendapatkan Penghasilan Pasif dan untuk mencapai PENSIUNMUDA? Selalu lihat resiko investasi, tujuan investasi dengan jangka waktunya dan berinvestasilah di berbagai jenis investasi untuk mendapatkan cashflow yang maksimal. Bukan seberapa besar penghasilan tetapi seberapa besar yang bisa digunakan untuk investasi, karena seberapapun besar penghasilan tidak akan mencukupi untuk gaya hidup/ lifestyle namun sekecil apapun penghasilan akan tetap tercukupi untuk memenuhi kebutuhan:))

 

pensiunmuda

6 comments to “10 Ide Penghasilan Pasif (Passive Income) dengan Investasi Uang”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. Kusmareni Roelse - July 13, 2017

    It’s eye opening article, Kolom mana yang Harus lebih kita take into overall consideration total skor or imbal hasil ? Thanks

    • pensiunmuda - July 13, 2017

      Dear Lovely Renny

      Idealnya menggunakan total skor tapi keputusan instumen investasi mana nanti yang akan diambil tergantung setiap individu berdasarkan tujuan investasinya ya. Lebih baik lagi ambil beberapa atau semua instrumen investasi menjadi 1 portofolio investasi. seperti kata pepatah “don’t put all your eggs in one basket”:))

  2. Wing - July 14, 2017

    Bagus artikelnya.. jadi belajar nih

    • pensiunmuda - July 14, 2017

      Shukron Mas Wing. Semoga bermanfaat dan bisa dishare juga ke teman-teman yang lain.