Big Ben Simbol Waktu dan Warisan Inggris

By | 5 Juli 2024

Sejarah dan Latar Belakang

Big Ben adalah salah satu ikon paling terkenal di London, Inggris. Nama Big Ben sebenarnya mengacu pada bel besar di dalam Menara Elizabeth, yang sebelumnya dikenal sebagai Menara Jam Westminster. Menara ini merupakan bagian dari Istana Westminster, yang menjadi tempat Parlemen Inggris.

Pembangunan menara ini dimulai pada tahun 1843 dan selesai pada tahun 1859, sebagai bagian dari upaya rekonstruksi Istana Westminster setelah kebakaran besar tahun 1834. Desain arsitekturnya dirancang oleh Augustus Pugin, dan jamnya sendiri dirancang oleh Edmund Beckett Denison bersama dengan George Airy dan Edward Dent.

Nama dan Sejarah Unik

Nama Big Ben diyakini berasal dari Sir Benjamin Hall, Komisaris Pekerjaan pada saat itu, yang namanya diabadikan di bel besar tersebut. Ada juga teori lain yang menyatakan bahwa nama tersebut berasal dari Ben Caunt, seorang petinju terkenal di era itu. Meskipun resminya Menara Jam ini dinamai Menara Elizabeth pada tahun 2012 untuk menghormati Ratu Elizabeth II, nama Big Ben tetap lebih populer di kalangan masyarakat.

Struktur dan Desain

Menara Elizabeth berdiri setinggi 96 meter dan terdiri dari 11 lantai. Jam besar di menara ini memiliki diameter 7 meter, dengan setiap angka setinggi 60 cm. Jarum menitnya panjangnya 4,3 meter, sementara jarum jamnya panjangnya 2,7 meter. Jam ini terkenal dengan ketepatannya, didukung oleh pendulum sepanjang 4 meter yang diatur oleh kepingan koin untuk memastikan akurasi waktu.

Mekanisme Jam dan Bel

Jam di Menara Elizabeth adalah salah satu jam mekanik terbesar dan paling akurat di dunia. Mekanisme jam ini mengandalkan gravitasi dan keseimbangan untuk berfungsi, dengan pendulum yang berayun sekali setiap dua detik. Bel besar, Big Ben, memiliki berat 13,5 ton dan pertama kali berbunyi pada 11 Juli 1859.

Setiap jam, Big Ben berdentang menandakan waktu, sementara bel-bel yang lebih kecil di sekitarnya berbunyi setiap 15 menit. Suara dentang Big Ben dapat terdengar hingga jarak beberapa kilometer dan telah menjadi suara yang akrab bagi penduduk London dan para pengunjung.

Peran dalam Sejarah dan Budaya

Big Ben tidak hanya menjadi simbol waktu, tetapi juga simbol ketahanan dan kekuatan bagi Inggris. Selama Perang Dunia II, meskipun London mengalami banyak pengeboman, menara ini tetap berdiri tegak dan terus berdentang, memberikan harapan dan semangat bagi warga Inggris.

Big Ben juga sering muncul dalam berbagai media, termasuk film, televisi, dan literatur, menambah daya tariknya sebagai ikon global. Setiap tahun, ribuan wisatawan datang ke London untuk melihat dan mendengar Big Ben secara langsung.

Renovasi dan Pemeliharaan

Sejak pertama kali dibangun, Big Ben telah mengalami beberapa renovasi untuk mempertahankan strukturnya dan memastikan mekanisme jam berfungsi dengan baik. Renovasi besar-besaran terakhir dimulai pada tahun 2017 dan dijadwalkan selesai pada tahun 2021. Selama proses ini, bel besar tidak dibunyikan secara rutin untuk melindungi pekerja konstruksi, kecuali pada acara-acara khusus.

Kesimpulan

Big Ben adalah simbol ikonik London dan Inggris yang melambangkan ketepatan waktu, kekuatan, dan ketahanan. Dengan sejarah yang kaya, desain arsitektur yang megah, dan peran penting dalam budaya serta sejarah Inggris, Big Ben akan terus menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari seluruh dunia. Dari dentang belnya yang terkenal hingga keindahan menaranya yang menjulang, Big Ben adalah warisan berharga yang akan selalu dikenang dan dihargai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *